Dinas Pendidikan Meranti pastikan 33 sekolah sudah masuk tahap PKS dan pengerjaan fisik. Total anggaran Rp.18 miliar dikucurkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
SELATPANJANG-RIAU, 24.baranewsriau.it.com – Pemerintah terus berkomitmen membenahi sarana pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Melalui Program Revitalisasi Sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sebanyak 97 sekolah di Meranti masuk dalam daftar penerima manfaat.
Data terbaru per 7Agustus2026 yang dirilis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti menunjukkan progres yang menggembirakan.
33 Sekolah Sudah Jalan, 64 Masih Tahap Persiapan
Dari 97 sekolah tersebut, sebanyak 33 sekolah atau 34% telah memasuki tahap Perjanjian Kerja Sama dan sebagian sudah mulai dikerjakan fisik di lapangan.
Sementara 64 sekolah atau 66% lainnya masih dalam tahap Pra-Bimbingan Teknis dan menunggu penetapan pagu anggaran.
Selain itu, 18 sekolah sudah dalam proses NIP dan PKS berjalan.
“Alhamdulillah progresnya terus meningkat. Sekolah terakhir yang ikut penandatanganan PKS di Jakarta adalah SDN 3 Teluk Samak, Kecamatan Rangsang,” ujar Feni Utami, S.T., M.H., Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti.
Rp.18 Miliar untuk Bangun Sekolah yang Layak
Untuk mendukung program ini, pemerintah telah menyalurkan anggaran sekitar Rp.18 miliar bagi sekolah yang sudah masuk tahap pengerjaan.
Feni menjelaskan, awalnya Meranti hanya mendapat kuota 84 sekolah. Namun berkat koordinasi dan kelengkapan data, kuotanya bertambah menjadi 97 sekolah. Pihaknya juga masih mengupayakan agar jumlahnya terus bertambah.
“Kami ingin semua anak Meranti belajar di sekolah yang nyaman dan layak. Makanya kami terus dampingi sekolah dalam melengkapi administrasi dan legalitas lahan,” jelasnya.
Ia menambahkan, ada satu sekolah yang sementara tertahan karena belum memenuhi syarat legalitas lahan untuk pembangunan baru.
Dengan semangat “Meningkatkan Kualitas Pendidikan” Disdikbud Meranti menargetkan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu, tepat mutu, dan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh siswa.
Sumber: Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kepulauan Meranti
Reporter: Ibrahim
Editor: Rosbinner Hutagaol














