Waspada Asap, Riau Hadapi 313 Titik Panas dan Potensi Angin dari Jambi

Rosbinner Hutagaol

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:26 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Riau, Kodam XIX dan stakeholder siagakan tim darat untuk verifikasi dan pemadaman Karhutla

PEKANBARU, 24.baranewsriau.it.com – Provinsi Riau kembali menghadapi tantangan kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan pemantauan satelit Minggu (23/8/2026) pukul 11.00 WIB, sebanyak 313 titik hotspot terdeteksi di wilayah Riau.

Dari jumlah tersebut, 310 titik berasal dari satelit NASA dan 3 titik dari satelit HIMAWARI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tingginya angka ini membuat Polda Riau bersama Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan stakeholder terkait meningkatkan status siaga.

Tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan verifikasi lapangan, pemadaman dan pendinginan di lokasi yang terindikasi api.

Fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi faktual di lapangan meliputi luas area terdampak dan tingkat keparahan.

Selain faktor lokal, ancaman juga datang dari luar daerah. Data satelit mencatat sekitar 710 deteksi panas regional di luar Riau dalam 24 jam terakhir. Analisis arah angin menunjukkan angin bertiup dari Tenggara ke Barat Laut dengan kecepatan 16 km/jam.

“Diperkirakan sekitar 70 titik panas dari wilayah Jambi dan sekitarnya berpotensi terbawa masuk ke Riau dalam 12 jam ke depan, khususnya di lapisan permukaan,” jelas pihak Polda Riau.

Polda Riau menegaskan bahwa data hotspot merupakan informasi awal untuk pemetaan. Keberadaan titik panas belum tentu berarti terjadi kebakaran, sehingga verifikasi langsung tetap menjadi acuan utama penanganan.

Untuk itu, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat terus diperkuat. Patroli, pemantauan udara dan darat akan diintensifkan guna mencegah meluasnya Karhutla.

Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor ke pihak berwenang jika melihat titik api. Partisipasi warga sangat penting untuk menjaga kualitas udara dan lingkungan di Riau.

 

Sumber: Humas Polda Riau

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

UTP dan UIR Ajak 192 Siswa SMAN Plus Riau Belajar STEM Seru
Pemko Pekanbaru Beri Penyuluhan Sekolah SMPN 6 Cegah HIV Dini
Bentrok di Parkiran RS, LBH SPN Minta Polda Riau Tegakkan Hukum
Sekjen Imipas Pimpin Doa Kebangsaan, Lapas Pekanbaru Ikuti

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:58 WIB

Kontrol Sosial AKPERSI Gorontalo Kawal Proses Hukum Objektif

Sabtu, 5 September 2026 - 19:14 WIB

Ombudsman dan BBPOM Bangka Belitung Koordinasi Awasi MBG

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:36 WIB

Warga Karang Anyar Meriahkan HUT RI Ke-81 Lewat Gotong Royong

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Kapolri Serahkan Bantuan Langsung ke Korban Gempa NTT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Sebut Oknum TNI Backing Galian C, Wadandenintel Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siapkan Langkah Hukum

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:24 WIB

Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terbaru

PEKANBARU

UTP dan UIR Ajak 192 Siswa SMAN Plus Riau Belajar STEM Seru

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:49 WIB